Seksinya TANTA MOON; Lintas Dua Pulau dengan Kayak -->

Iklan Semua Halaman

Seksinya TANTA MOON; Lintas Dua Pulau dengan Kayak

Senin, 13 Juli 2020

Kayak Keliling Pulau Siladen dan Bunaken
Lintas dua Pulau menggunakan kayak, Heski Hendom

"Satu pulau kau sebrangi, ada pulau lainnya menarik tuk ditemui"

Ternyata bisa. Meski awalnya ragu ketika diajak teman, mengayuh kayak lintas pulau. Apa lagi, ini yang pertama kali buat saya. Namun, rasa ragu itu tak berhasil mengerai keinginan untuk menginjak dua pulau idaman. Siladen dan bunaken."Sama sekali, saya belum pernah ke sana" 

Jujur, dua pulau itu sangat dikenal. Banyak pengunjungya. Hanya saja, ketika pandemi covid-19 menjarah kebebasan sosial manusia, tempat itu tutup sementara. Dan ini memang berlaku hampir semua tempat wisata, di Sulawesi Utara. Wisata Sulut lumpuh. Tapi, keadaan itu tidak melumpuhkan keindahan yang ada. Saya lihat, siladen dan bunaken masih terawat dan indah.

11 juni 2020, Sabtu pagi. Saya diajak oleh Pak Direktur Sitepar Manado dan Okta (teman baik saya), menemani mereka berkayak dari tongkaina, manado menuju siladen dan bunaken. Rute itu cukup enteng bagi Pak Direktur dan Okta. Tapi, bagi saya itu terasa tidak mudah. Mereka berdua, sudah pengalaman. Sebelumnya, mereka pernah berkayak dari tongkaina sampai pulau manado tua. Hebat. Kata mereka, asik dan aman. Saya percaya.

Rute Berkayak lintas dua pulau

Setelah kami bertiga tiba di tongkaina, parkir mobil dan langsung persiapakan kayak sebagai alat transportasi laut kami. Setelah semua perlengkapan siap, kami mulai berjejer mengendalikan kayak masing-masing. Kemudian melewati barisan mangrove yang tumbuh subur disitu. Beruntung, kami tiba tepat air laut dalam kondisi pasang. Air pasang mempermudah kami menembus pantai berbatu karang.

Setelah kayak lolos dari terowongan mangrov, tepat menghadap ke depan, akan terlihat tanjung bunaken, kurang lebih 4 Km, jaraknya dari tongkaina. Dan tengok sebelah kanan, ada pulau siladen. Nah, pulau siladen target pertama. Kurang lebih, 6 Km jarak tempuh. Lebih jauh menuju bunaken. Walau jauh, pilihan sudah tepat. 

Kami tak menduga, setelah tiba di sana, disambut oleh orang baik. Dilayani seperti tamu spesial di siladen. Sangat puas rasanya. Hidangan enak, nasi hangat, sayur dan ikan segar seraya langsung mengobati rasa lelah mengayuh kayak hampir dua jam lebih hingga tiba di lokasi Tanta Moon.

Tanta Moon adalah nama Villa di Siladen. Tempatnya top abis. Karena ada hubungan baik antara pemilik villa dengan pak Direktur Sitepar, kami terlayani dengan sukacita. Semua vasilitas Villa diberi secara cuma-cuma.

Promosi tempat indah ini rasanya suatu keharusan. Mereka sudah cukup baik melayani kami, memenuhi semua kebutuhan selama di sana. Jujur saja, tempat Villa Mama Moon asik. Bakal lupa pulang jika berada di sana. Buktinya, awal hanya sekedar singgah di pulau siladen, sekedar istirahat kemudian lanjutkan perjalanan. Semua rencana terhapus oleh pesona Villa Mama Moon. Kami malah nginap.

Karena nginap, kami menyempatkan keliling pulau siladen menggunakan kayak. Pulau seksi itu berhasil kami cincin. Pulau ini nyaman dan aman. Hanya saja, ada satu masalah.

Pulau ini katanya tidak ada layanan PLN. Sumber listrik hanya berharap genset. Cukup berat ongkosnya. Seperti villa mama moon. Kata ownernya (Ibu De), pengeluaran listrik dengan menggunakan genset habis 100 liter bahan bakar setiap hari. Hitung saja jika dirupiahkan. Itu baru minyak, belum kebutuhan lainnya. Yah. Tempat ini memang ada ples minesnya (itu urusan pemerintah). Tak heran, wajar jika biaya nginap di tempat ini "mahal". Namun, pasti terbayar semuanya dengan keindahan yang ada.

Bicara keindahan, di sini, Anda akan melihat pasir putih. Karang hidup, ikan menari di mana-mana. Apa lagi, ketika bangun pagi, sinar mentari pagi semakin menyempurnakan biasan cahaya membuat air seperti kaca transparan di depan Anda. Namun, sayang sekali, ke esokan harinya kami harus pamit dari tempat indah itu.

 Senin, 12 Juli 2020, usai sarapan pagi, kami melanjutkan perjalanan. Balik pulang dengan rute yang berbeda. Dari siladen singgah bunaken, jarak kurang lebih 4 Km. Sekira 30 menit istirahat di bunaken, kami lanjut lagi, kembali ke titik awal, tongkaina. Dari bunaken ke tongkaina, hampir sama jaraknya dengan siladen ke bunaken, butuh kurang lebih 4 km.

Sehingga, jika dihitung kasar, secara keseluruhan, kami mengayuh kayak kurang lebih ada 14 km telah dilewati. Cukup puas. Dan cukup membuat lengan dan bahu saya terasa keras seperti kayu.

***

Potret Perjalanan :


Pulau Siladen, 11 Juni 2020 (Mavic Mini)


Tanta Moon  Luxury Villas


Main Kayak di Depan Tanta Moon Villas
Bersama Owner Tanta Moon (Kita, Ibu Lidia, Direktur Stiepar, Owner Tanta Moon "Daisy Rompas" Octa)

Komunitas Kayak Manado, Enjoy di Depan Tanta Moon, Siladen
Parkir tepat Teras Pulau Bunaken

Singgah Bunaken (Kita, Direktur Stiepar, Octa)