Ciptakan Media informasi Inspiratif bagi Generasi Zaman Now

Iklan Semua Halaman

Catatan Heski Hendom: Ciptakan Media informasi Inspiratif bagi Generasi Zaman Now

Ciptakan Media informasi Inspiratif bagi Generasi Zaman Now


Menjadi Guru Masakini dan Ciptakan Media informasi Inspiratif bagi Generasi Zaman Now

“Menjadi Guru Inspiratif Generasi Millennial Agar Mampu Mendorong Sumber Daya Manusia Menuju Industri 4.0”

Sebagai guru, kita tak dapat menghidar dari yang namanya perkembangan Zaman. Zaman mempengaruhi gaya hidup setiap orang. Sehingga, kebutuhan pun ikut berkembang sebagaimana gaya hidup teradopsi dari kemajuan teknologi. 

Teknologi semakin mudah kita dapat. Entah untuk memudahkan kita beraktifitas, teknologi juga memudahkan kita peroleh informasi. Masyarakat sekarang semakin cerdas disebabkan mudahnya mereka menyerap informasi. Tak hanya semakin cerdas, informasi pun dapat membuat masyarakt terjebak.

Terjebak dalam lingkaran informasi yang kurang mendidik menjadi tantangan tersendiri. Apa lagi, alat pengakses informasi sekarang ini sudah menyebar hampir semua kalangan. Termasuk, kalangan peserta didik di sekolah, Smart Phone sudah jadi kebutuhan mereka.

Coba, lihat sekitar kita. Anak yang masih duduk di TK pun sudah lihai mengakses, dan bahkan lebih jago dari kebanyakan orang tua yang menolak mengoperasikan perangkat modern itu. 

Bagaimana dengan Guru ?
Tentu, seorang guru harus mengikuti zaman. Sehingga, Guru pun dapat mengikuti perkembangan. Guru harus belajar, bahkan kalo bisa, harus  berlari sedikit lebih cepat ke depan, agar guru dapat mengevaluasi serta menyingkapi banyak hal. Sehingga, guru pun mampu menjadi informal yang baik, dan sanggup menyetir serta memotivasi peserta didik agar bijak menggunakan teknologi yang semakin maju berkembang. 

Mendorong Peserta didik agar bijak menggunakan teknologi, bisa berbagai cara. Dan salah satu cara yang bisa kita lakukan adalah menjangkitkan unsur positif dalam penggunaan smart phone, dengan membuat video-video inspiratif, selanjutnya upload di internet, dan dapatkan pujian serta perluas lingkaran pertemanan.
Dengan mengupload video inspiratif melaui siaran youtube, kita menjadi sumber informasi. Dan bisa membagikan inspirasi kepada siapa saja yang mau mengaksesnya. 

Membagikan informasi yang inspiratif butuh kreatifitas. Itulah alasan kita harus mengasa kreatifitas, agar bisa lebih maju dari mesin. Kreatifitas manusia mahal. Bahkan ada kreatifitas yang tak sanggup terbayar dengan uang. Hanya terbayar dengan kepuasan. Apa lagi, sekarang, kita mengenal yang namanya industri 4.0.  Dapatkah kita siap menjadi bagian dari kemajuan itu ?

Kepedulian agar Sumber Daya Manusia lebih menjangkau kemajuan zaman ini, lahir dari kepedulian seorang guru, itu bijak. Agar peserta didik tidak pernah merasa sendiri dalam menyelami hal-hal baru yang terus berdatangan memaksa agar mereka ikut terlibat di dalamnya. 
Melihat kondisi di atas, itu lah, alasan kenapa saya tergerak untuk “Menjadi Guru Inspiratif Generasi Millennial Agar Mampu Mendorong Sumber Daya Manusia Menuju Industri 4.0” dengan cara, Membangun portal  Media informasi Inspiratif bagi Generasi “Zaman Now”.


KONSISTEN MEMBUAT PROGRAM DAN KONTEN VIDEO INSPIRATIF

Youtube tergolong salah satu aplikasi favorit pengguna smart phone. Sebab, Youtube adalah jembatan informasi video yang dapat disebar secara terbuka kepada semua orang.

Sebagai guru yang baik, tentu, wajib memberi informasi mendidik. Dan ada nilai tambah jika memiliki daya tarik sekaligus mengandung nilai inspiratif yang bergizi tinggi.


Nah, di bawah ini adalah sedikit cuplikan deskripsi singkat terkait isi dari segala aktifitas sosok guru zaman now, yang dikemas melalui rekaman yang disetting sengaja kekinian melalui vlog pribadi yang sudah terupload di Youtube. Dengan demikian, video sudah bisa diakses oleh siapa saja, dimana saja, dan kapan saja. Video dapat juga terakses disalah satu dinding web blog pribadi yang beralamatkan di  “www.heskihendom.com”

#1 Vlog Pelaksanaan Assesmen Peserta Didik Di SMP Negeri 2 Lirung
Vlog yang berdurasi 08.36 menit ini, bercerita tentang bagaimana pendampingan proses pengambilan data pribadi peserta didik. Hal yang dilakukan berupa, pembagian lembar asessmen, sebagai alat ungkap masalah peserta didik. Agar supaya, pembimbing bisa memperoleh data dasar, atau sebagai tolak ukur dalam penyusunan program layanan tahunan di sekolah.

...