Kepala Pusing, Istri Malah Ketawa

Iklan Semua Halaman

Kepala Pusing, Istri Malah Ketawa

Senin, 19 Agustus 2019

Bangun tidur, bukannya segar, malah tulang-tulang terasa rontok. Kagetnya, kaki hendak melangkah ke dapur mengambil air, terasa hilang keseimbangan. Serasa ada yang mendorong dari belakang. Bahkan, sering terasa ada yang menarik badan hingga terhuyung-huyung kiri dan kanan.

"kenapa ini" ucapku dalam hati

Istri pun mendekat. Sambil bantu mengambil air hangat. Ia tampak tidak kuatir, malah, memberi air dengan mulut ketus. "Kenapa? pusing kamu?" ucapnya menyindir.

"Kenapa wajahmu seperti itu?" kuraih kasar pemberian air si istri. Dan terang terangan memprotes tindakannya. "Dasar tidak ada rasa kuatir dengan suami" sindirku.

"bukan ku tak peduli" sambung istri "hal seperti ini sudah sering terjadi"

Ku tatap matanya yang sinis seraya siap beradu mulut

"mau tau sebab kau pusing?" istri berbalik badan dan mengambil sesuatu di dalam kamar.

Ia balik dan melempar benda berwarna coklat yang nyaris menampar pipi kiriku "Hey, kenapa dompetku kau buang?" ku bungkukan badanku. Mengambil dompet itu.

"Itu alasannya" istri menunjuk

"hei. Jangan kau seperti dukun saja" protesku "apa hubungannya pusing dengan dompet ini?"

"Hem...." desah nafas istri serasa menghina. Ia melangkah. Pelan mendekat dan mencolek dahiku dengan lembut. "Mau tau sakitmu apa?"

"Emang kau tahu apa soal sakitku?"

"Sudah. Minum saja air hangatmu itu. Dan tenangkan pikiramu" ia berubah peduli "kau pusing setiap kali dompet kosong" lanjutnya "Sana, ambil alat pancing"